Di episode ini, Nyonya Murti menuntut Eka atas dugaan penculikan dan kekerasan terhadap anaknya, menyatakan bahwa tindakan tersebut sangat kejam dan tidak termaafkan. Eka menyangkal tuduhan itu dan meminta agar ayahnya bersikap adil. Namun, dalam persidangan, para saksi enggan mengakui telah melihat kejadian sebenarnya. Karena tidak ada bukti kuat, hakim malah menghukum Nyonya Murti dan anaknya dengan cambuk dan mengusir mereka dari pengadilan. Episode berakhir dengan ketegangan karena ketidakadilan hukum ini meninggalkan konflik yang belum terselesaikan, serta niat jahat pejabat yang menyalahgunakan hukum.