Seorang anak laki-laki kecil bernama Dimas bertekad untuk mengumpulkan uang dengan berdagang jasa servis HP dan komponen, meski masih kekurangan dana. Ia menerima pinjaman 50 ribu rupiah dari seorang pria yang mengikat perjanjian bisnis, menuntut pengembalian dengan bunga 2 ribu dalam dua hari dan bukti hasil kerja. Sementara itu, anak-anak di panti asuhan heboh mendengar bahwa ayah angkat baru mereka adalah pengusaha kaya. Dimas menghadapi tekanan waktu dan risiko kehilangan kepercayaan jika gagal memenuhi kesepakatan bisnisnya yang ketat. Episode berakhir dengan tekad Dimas untuk membuktikan dirinya.