Di sebuah pemeriksaan rutin hotel, Karina dipermalukan oleh gosip staf yang menyindir takut didengar karena penyakit kelamin. Nia kemudian mengejutkan dengan hasil USG: Karina hamil empat minggu, kembar identik, dan ayahnya adalah Raka. Kenyataan itu menajamkan luka karena Karina telah membatalkan pertunangan setelah Raka berselingkuh, menghina kesuburannya, dan Karina sudah mengembalikan mahar empat ratus juta. Percakapan bergeser menjadi konfrontasi soal uang dan nafsu; Raka serta pihak lain saling tuduh. Ancaman mengharuskan Karina mengembalikan semua mahar jika ia berani keluar, meninggalkan dilema kehamilan versus tuntutan materi yang belum terselesaikan.