Nesya menghadapi penolakan keras saat mencoba memasuki Grup Sonya dengan dalih diundang oleh Kakek Gusril, namun para anggota perusahaan menentangnya dan mencoba mengusirnya. Konflik memuncak ketika seseorang menyebut tindakan Nesya menjijikkan dan mempertanyakan kelayakannya berada di situ. Ketegangan mereda sejenak saat Kakek Gusril turun tangan dan memerintahkan semua pihak berhenti, mengubah suasana yang sebelumnya panas. Namun, sikap Kakek Gusril yang tiba-tiba hadir justru menimbulkan tanda tanya besar, meninggalkan situasi yang belum jelas apakah Nesya akan diterima atau terus ditolak.