Episode dimulai dengan sebuah keluarga yang mendambakan anak laki‑laki: istri melahirkan seorang putri lalu meninggal karena pendarahan, dan bayi itu dicap pembawa sial hingga hampir dibuang. Seorang pria kemudian merawat bayi lemah yang diberi nama Arkana. Di waktu bersamaan bayi lain yang ditolak Keluarga Pramas diserahkan kepada Keluarga Darko. Sang bidadari yang datang menolak nasibnya dan mengancam Istana Takdir, hingga entitas Takdir menawarkan jalan pintas agar ia beruntung. Takdir menamai bayi itu Wulan Darko sebagai anak kelima; keluarga kesulitan memberi ASI, meninggalkan nasib Wulan tergantung keputusan tentang jalan pintas tersebut.