Saat ibu Keluarga Darko melahirkan anak kembar—putra dan putri—seorang yang hadir menilai wajah si putra sebagai pertanda 'mati muda'. Ibu butuh pemulihan, tapi hanya ada satu telur. Suami menyuruh Yuda memotong ayam betina tua untuk sup; sang istri menolak karena ayam itu sumber penghasilan. Seseorang memohon "Langit suci..." lalu ayam tiba-tiba mengeluarkan telur berbondong-bondong, telur yang tertahan setahun keluar sekaligus. Seorang mengaku itu kekuatan bidadari dan menawarkan rezeki. Saat telur hendak dibagi, seseorang berseru, "Telur itu milikku." Klaim itu memicu perselisihan baru.