Di episode ini, Kuil Tirtha yang rusak disorot sebagai masalah utama setelah dihancurkan, dan biaya renovasi menjadi perhatian tokoh-tokoh yang ada. Biksu Joko muncul sebagai penyelamat dengan menyumbangkan 500 tael perak serta meminta izin tinggal dan berlatih di kuil untuk mendapatkan berkah Dewa Ular dan ajaran Buddha. Sumbangan ini diterima sebagai berkah dan harapan baru untuk kuil. Di sisi lain, persiapan menyambut Biksu Joko dilakukan dengan menyiapkan kamar dan perlengkapan, sementara sikap waspada terhadap barang berharga yang tidak boleh lewat menjaga ketegangan yang belum terpecahkan.