Nona Eva, gadis 10 tahun yang dijemput dari desa, tiba di kediaman Keluarga Okta dan langsung jadi sumber kontroversi. Beberapa anggota menghina kurangnya pendidikannya dan menuduh kaitan dengan Anka, sementara kakaknya menjanjikan guru dan ayah menetapkan aturan: Eva tidak boleh keluar rumah sampai belajar. Ia ketakutan setelah mengatakan ia melihat "orang-orang itu semuanya mati" dan terganggu oleh topeng yang dilarang disentuh. Sebagian keluarga menegaskan darah Okta mengalir di tubuhnya, tetapi permusuhan dan kecurigaan tetap kuat, meninggalkan tanda tanya besar tentang asal-usul dan ancaman topeng.