Episode dibuka dengan desas-desus bahwa Nona Eva membawa stik biliar untuk memukul Tuan Luki, membuat Tuan Danu dan orang-orang rumah bergosip dan kaget. Luki mengeluh anak baru itu terlalu menempel dan sudah mulai mengatur-atur dia; ia bilang telah memberi pelajaran sehingga bocah kini hormat padanya. Tengah malam Eva datang sendiri, memperkenalkan diri sebagai anak resmi Luki dan membagikan hadiah kepada 'paman-paman'. Ia menunjukkan kepintaran menangkap bola, lalu memperingatkan bahwa jika ayahnya belum pulang lewat tengah malam, nasib mereka "bakal kayak bola ini" — ancaman langsung yang belum terjawab.