Episode dibuka dengan suara mengolok: 'Wanita lemah mana bisa kalahkan aku?' dan serangkaian teriakan pada seorang bernama Jaini—pengucap mengancam akan merebut suami dan aset serta membuatnya sengsara, bahkan melarang bertemu 'di kehidupan baru.' Adegan berpindah ke Jessi yang terbangun bingung; Joan membangunkannya dan memberitahu tanggal: 1 April 1915. Jessi, menyadari usianya kembali menjadi 18, menegaskan, 'Aku hidup kembali.' Telegram menyebut Tuan Zulfan pulang malam itu, namun saat kedatangan diumumkan, Joan mengatakan Tuan tidak sendiri. Episode berakhir saat Jessi melihat Tuan yang tiba bersama orang asing, menciptakan ketegangan yang belum terjawab.