Bu Jessi mendatangi Pak Sundiro membawa uang dan menuntut keadilan karena Zulfan dan Melia, anak buahnya, berbuat mesum tanpa ikatan dan menindasnya. Ia menuduh Pak Sundiro bersekongkol dengan orang Jepan dan tak lagi mampu menegakkan hukum, sambil mengeluh bahwa perkenalan lamanya diabaikan. Pak Sundiro membantah keras, menantang 'Apa yang aku perbuat padamu?' dan melontarkan komentar kasar bahwa jika ia berniat, Bu Jessi sudah tak berpakaian sekarang. Ketegangan memuncak ketika Sundiro menyuruhnya diam; pengaduan itu tertutup sementara, masalah dan tuduhan kolusi masih menggantung.