Tania dipaksa menyerahkan hasil tes kesehatan yang sudah kadaluarsa dan mengungkapkan ia alergi alkohol, takut dipecat karena kondisinya. Erwin, atasannya, menolak menyuruh Tania berhenti minum tapi tetap mengkritik kebiasaannya. Di tengah ketegangan, Erwin menyatakan ingin putus dan menuduh Tania mulai menyukai asisten barunya. Tania membantah tuduhan itu, namun Erwin memberi sejumlah uang dan menyuruhnya pergi. Konflik memuncak saat ada gosip tentang hubungan khusus mereka karena Tania yang mabuk dan terlihat mesra dengannya, sementara Erwin memperingatkan Tania agar mulai menurut padanya. Ketegangan hubungan belum terselesaikan dan membuat situasi semakin rumit.