Di rumah sakit setelah kecelakaan, Thea terluka dan Yunia kritis; dokter mendesak Jefri mendonorkan darah karena golongan mereka sama. Jefri mendapat pesan anonim berisi foto mobilnya di lokasi kecelakaan yang menuduhnya merencanakan tabrakan untuk membunuh Yunia. Terjadi konfrontasi antara Jefri dan Thea: Thea mempertanyakan harga pernikahan tujuh tahun dan menghadapkan ultimatum—transfusi untuk menebus dosa atau bercerai. Jefri membantah punya hubungan dengan Yunia, sementara seseorang menyatakan kecelakaan itu direncanakan dan ada tuduhan pengambilan 2000 ml darah demi menyelamatkan Yunia. Ibu mendadak tak sadarkan diri; nasib transfusi dan keluarga tetap menggantung.