Jenni panik setelah menemukan ibunya tak bangun dan tangan dingin; ayah dipanggil tapi tak bereaksi, dan anggota keluarga menuduh adegan berpura-pura, bahkan menyebut "400 ml darah" dan menyuruh Jenni minta maaf pada Yunia. Jenni berusaha memberi obat dan mencari lonceng angin milik Yunia untuk menenangkan anaknya, lalu nekat keluar meski dilarang. Seorang keluarga menyatakan "Ibu nggak bisa kembali lagi." Di akhir, Kak Yandra mengaku menikah dengan Jefri demi hidup lebih baik, sering menutup kesalahan Jefri dan merawat Yunia untuk menebus dosa—menimbulkan keraguan: mungkinkah kata-kata Jenni benar?