Episode ini dimulai dengan pengakuan bahwa 2000ml darah diambil dari Thea; seseorang khawatir Thea bisa koma dan berusaha menutupinya agar Jefri tidak tahu. Di ruang lain, Yunia baru mendapat transfusi dan diminta istirahat sementara Jenni diberi tahu akan pulang sebentar. Thea terobsesi pada lonceng angin; Jenni disuruh mengambilnya saat hujan dan ada upaya mengambilnya dari orang lain. Konflik memuncak saat ayah menuduh Jenni mencuri kalung Bibi Yunia; dia menuntut permintaan maaf, memaksa Jenni berlutut, dan menahan lonceng angin sebagai tebusan. Keputusan Jenni tetap menggantung, dan rahasia darah Thea belum terungkap ke Jefri.