Episode dimulai dengan seorang anak dituduh ayahnya mencuri kalung setelah kemunculan bibi jahat; ayah memukul dan menggeledah rumah untuk memaksanya mengaku. Anak berulang kali bersikeras tidak mencuri, menuduh bibi menindas dia dan ibunya sementara ayah tampak membela bibi. Pemeriksaan berubah menjadi hukuman fisik dan tekanan kecurigaan. Titik balik muncul saat anak mengaku hanya mengambil lonceng angin milik ibu untuk membangunkannya, bukan kalung. Tuduhan tetap menggantung; keputusan ayah berikutnya tentang nasib anak dan kebenaran masih belum terungkap.