Putri Mahkota Wina tiba pingsan dan pemeriksaan mengungkap keguguran berulang, darah rendah, dan fungsi vital menurun. Raja Lukas dan Permaisuri marah, menuduh Wina hamil di luar nikah, takut adanya penyakit, serta kemungkinan susah hamil lagi. Wina membela diri, menyatakan keluarga yang mengantarnya ke Bejati tiga tahun lalu menjadikannya tawanan, budak, dan korban penganiayaan; ia bahkan menyindir Permaisuri. Tuduhan dan hinaan memicu konfrontasi antara Wina dan orang tuanya. Episode ditutup dengan konflik keluarga yang memanas dan masa depan kesuburan serta kehormatan Wina masih belum terjawab.