Keluarga berkumpul memaksa seorang wanita, yang disebut Putri Mahkota Dazim, menghadapi tuduhan 'kesalahan' terkait kasus Bejati. Mereka khawatir mengganggu Nenek yang sakit; Kak Wina dilarang mengungkapkan kebenaran. Wanita itu membela diri: dia pernah dikirim ke Bejati, diperlakukan sebagai budak dan pelacur, hamil, lalu keluarganya menyerahkan 100.000 tael kepada Lukas demi keselamatan, namun dikhianati. Tuduhan dan penolakan keluarga memuncak—'kau nggak layak jadi adikku'—sementara kondisi Nenek memburuk. Episode berakhir saat Pangeran dan Abang tiba, menghadirkan konfrontasi dan keputusan yang masih menggantung.