Wina pulang ke istana dan langsung dihina: seorang bibi mengantar gaun kotor sambil mengejeknya, sementara Raja Lukas diperintah menempatkan prajurit untuk mengawasinya agar ia tak lari. Di tengah celaan keluarga, Nenek Suri melindungi Wina sementara Permaisuri dituduh pilih kasih; Wina menolak baju cantik karena kotor. Titik balik datang ketika seorang wanita mengaku melihat Putri Jihan membunuh Putri Bungsu tiga tahun lalu dan bersikeras akan mengungkap kebenaran kepada Baginda meski berisiko. Pengungkapan itu menggantung nasib Jihan dan memaksa keputusan di istana.