Kesepian pada Musim Semi Episode lengkap

Kesepian pada Musim Semi - Episode 1

001

Di episode ini, Putri Mahkota Wina dipaksa menari lalu dituduh menyebabkan adik berumur enam bulan jatuh ke kolam; Raja menjatuhkan hukuman: Wina akan menjadi tawanan di Bejati selama tiga tahun. Tuduhan memicu konflik keluarga dan ancaman dari pihak bernama Dazim yang memperingatkan akan menghancurkan 13 kota jika rahasia dibocorkan. Seorang Pangeran datang menjemput Wina, mengaku ditugaskan oleh Raja dan menawarkan perlindungan, tapi Wina menolak dan memohon, "Mohon Pangeran hukum." Pangeran menuduhnya tak mau mengakui dia sebagai abang setelah tiga tahun, meninggalkan pilihan hukuman atau penyelamatan yang belum terselesaikan.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 2

002

Wina pulang setelah tiga tahun dan memohon kepada Bang Yanto agar tidak dikirim ke Bejati. Keluarganya mengusiknya: Pangeran dan anggota keluarga menuduhnya tak layak, menyalahkan dia atas kematian adik, bahkan mengatakan mereka dulu menyelamatkannya dari hukuman mati. Di markas Wina dijatuhkan menjadi budak paling rendah dan mengalami penderitaan hingga pingsan. Ia kemudian dibawa ke istana; Pangeran memanggil dokter, orangtua terkejut melihat tubuhnya kurus dan bertanya apakah orang-orang Bejati menyiksanya. Saat Wina mulai menjawab 'orang-orang Bejati... mereka...' pengakuannya terhenti, meninggalkan kebenaran yang belum terungkap.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 3

003

Putri Mahkota Wina tiba pingsan dan pemeriksaan mengungkap keguguran berulang, darah rendah, dan fungsi vital menurun. Raja Lukas dan Permaisuri marah, menuduh Wina hamil di luar nikah, takut adanya penyakit, serta kemungkinan susah hamil lagi. Wina membela diri, menyatakan keluarga yang mengantarnya ke Bejati tiga tahun lalu menjadikannya tawanan, budak, dan korban penganiayaan; ia bahkan menyindir Permaisuri. Tuduhan dan hinaan memicu konfrontasi antara Wina dan orang tuanya. Episode ditutup dengan konflik keluarga yang memanas dan masa depan kesuburan serta kehormatan Wina masih belum terjawab.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 4

004

Wina kembali dari Bejati dengan luka akibat 'ditarik tali', namun keluarga dan orang di sekitarnya meragukan pengakuannya. Mereka bertengkar soal jubah Raja Lukas, sebagian mengatakan jubah menunjukkan status, yang lain bilang bila pakai jubah klaim dianiaya tak akan dipercaya; sementara seorang pria mengancam, 'Aku bunuh dia!'. Para kerabat menuduh Wina berpura-pura, menyuruhnya memakai pakaian 'nggak tahu malu' agar luka terlihat, dan mengejeknya sebagai akal-akalan. Mereka siap memeriksa tubuhnya lebih jauh; Wina harus memilih apakah akan memperlihatkan lukanya atau tetap diam.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 5

005

Wina dipulangkan dan disambut jamuan, namun keluarga langsung menghinanya dan menuduhnya menyebabkan kematian seorang adik. Yanto ditegur soal tanggung jawabnya, sementara beberapa anggota keluarga menyebut Wina berhubungan gelap dan tak pantas. Jihan membela, mengaku pernah terjun ke air menyelamatkan adik sehingga sakit dan diusir ke Bejati. Ibu bersikeras memulangkan Wina demi kebaikan Nenek dan menutup-nutupi masa lalunya sambil menyiapkan pakaian dan jamuan. Di sisi lain, Putri Mahkota yang terluka takut melapor ke Baginda karena bakal dicap berpura-pura; keputusan itu menjadi ketegangan yang belum terselesaikan.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 6

006

Wina pulang ke istana dan langsung dihina: seorang bibi mengantar gaun kotor sambil mengejeknya, sementara Raja Lukas diperintah menempatkan prajurit untuk mengawasinya agar ia tak lari. Di tengah celaan keluarga, Nenek Suri melindungi Wina sementara Permaisuri dituduh pilih kasih; Wina menolak baju cantik karena kotor. Titik balik datang ketika seorang wanita mengaku melihat Putri Jihan membunuh Putri Bungsu tiga tahun lalu dan bersikeras akan mengungkap kebenaran kepada Baginda meski berisiko. Pengungkapan itu menggantung nasib Jihan dan memaksa keputusan di istana.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 7

007

Wina baru pulang dan ingin pergi ke kuil, memicu bentrokan keluarga: Nenek khawatir tapi mendukung, sementara Ibu menolak dan menuduh Wina pura-pura mencari belas kasihan untuk memaksa Jihan pergi. Jihan menyalahkan diri, merengek bahwa Wina membenci dia. Perdebatan memanas, anggota keluarga saling berbicara seolah ingin mengusir Wina; salah satu orang mengancam membawa Wina pergi sekarang juga. Wina tetap diam, tidak mau berpura-pura, menolak makan. Ibu mengomeli dan memerintahnya mengambil daging, episode berakhir dengan ketegangan, apakah Wina akan menyerah pada tekanan atau memilih pergi tetap belum terjawab.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 8

008

Di meja makan, Wina dituduh berpura-pura memanfaatkan kasih sayang Nenek; hinaan membuatnya pucat dan seorang kerabat mengancam pembuat onar—"kalau Jihan terjadi apa-apa, aku mau kau ganti nyawa"—sementara Jihan jadi pusat kekhawatiran. Adegan bergeser ke istana: seseorang melapor kepada Baginda dan Permaisuri bahwa penyakit Putri Jihan bukan penyakit biasa, tampak seperti ilmu sihir, dan memohon keadilan. Ketegangan memuncak saat seorang pejabat mengeluarkan makian dan memerintahkan "cepat berlutut," menyisakan ancaman hukuman dan misteri tentang penyebab sakit Putri.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 9

009

Pertengkaran keluarga meledak ketika Wina dituduh membunuh adik tiga tahun lalu dan kini menggunakan ilmu sihir untuk mencoba membunuh Jihan. Ibu membela Wina, Nenek dan anggota lain menuntut hukuman tanpa bukti, menyebut ada saksi di tempat. Jihan membela kakaknya, mengatakan Wina takut kehilangan kasih sayang orang tua dan menyesali pulang. Tuduhan mengeras, seseorang memperingatkan Wina akan mati, lalu muncul pernyataan tak terduga: Putri Mahkota menawarkan diri menjadi saksi. Episode berakhir dengan keluarga terpecah dan nasib Wina tergantung pada kesaksian yang baru saja diajukan.

Tonton Sekarang
Kesepian pada Musim Semi - Episode 10

010

Di sidang keluarga istana, seorang pengasuh mengaku saksi bahwa tiga tahun lalu ia melihat Putri Mahkota melempar seorang putri kecil ke dalam air, memicu penuduhan berat. Tuduhan itu mengadu Wina dengan bukti dan ajakan untuk menghukum publik; seseorang menyerukan pancung terhadap budak yang diduga membahayakan tuannya. Nenek membela Wina, mendesak agar ayahnya mendengar pengakuan dulu, sementara Wina bersikeras tak bersalah. Pengasuh juga mengklaim perintah Putri Mahkota untuk 'tanam di bawah pohon'. Terungkap bahwa tiga tahun lalu Wina diusir ke Bejati sebagai tawanan, bukan dikirim ke kuil; nasib hukuman publik masih menggantung.

Tonton Sekarang