Episode ini dibuka dengan suasana kerja paksa di mana seorang pria bernama Dikta dipaksa menyelesaikan tugas oleh lawannya, Toni, yang menganggapnya lemah. Ketegangan memuncak saat Toni memerintahkan anak buahnya menangkap dan memaksa Dikta berlutut, namun Dikta membalas dengan keberanian yang mengejutkan. Toni, mantan komandan peleton dengan kekuatan besar, memutuskan untuk menghadapi Dikta secara langsung dalam pertarungan yang menunjukkan kemampuan keduanya. Saat pertarungan berlangsung, Toni beralih menggunakan teknik andalannya, Teknik Armor Emas, menandai eskalasi konflik yang berat dan masa depan yang penuh ancaman bagi Dikta.