Dalam episode ini, seorang pria bernama Toni diserang menggunakan teknik baru 'Ilmu Energi Penembus Tulang' yang membuatnya terluka parah. Setelah berhasil mengalahkan Toni, pelaku memperoleh kemampuan baru bernama 'Langkah Angin' yang membuat dirinya sulit ditangkap. Konflik meningkat saat para penjaga memerintahkan penangkapan pelaku, tapi Jenderal Kinar tiba dan menghentikan keributan untuk merekrut tahanan, termasuk pelaku, ke medan perang karena situasi kritis di garis depan. Keputusan Jenderal Kinar membuka ketegangan baru tentang nasib tahanan dan persiapan perang yang belum jelas.