Tania berusaha menyelamatkan nyawa neneknya yang harus segera dioperasi, namun rumah sakit menolak karena tidak ada biaya dan kartu BPJS-nya kosong. Saat menghadapi tekanan finansial dan keluarga yang saling menyalahkan, terungkap bahwa ayah Tania menggunakan uang kartu BPJS untuk berjudi. Konflik memuncak saat Tania diperlakukan kasar oleh anggota keluarganya dan dihina karena kondisi keluarganya yang miskin. Di tengah kesulitan itu, Tania bertekad menyelamatkan neneknya dengan cara apa pun, sementara ketegangan keluarga belum mereda dan situasi pengobatan nenek masih belum jelas.