Seorang wanita membawa kartu hitam yang diduga milik Pak Heri, namun ia bersikeras kartu itu diberikan padanya oleh Pak Heri sendiri. Saat terjadi perebutan kartu yang menimbulkan ketegangan, wanita itu merasakan mual dan sakit perut yang kambuh parah. Di tengah kerumunan orang yang curiga dan menghakimi dia sebagai pencuri, ada ancaman kekerasan dari seseorang lain yang merasa istrinya digoda oleh wanita tersebut. Ketegangan meningkat dengan ancaman akan diberi pelajaran, sementara wanita itu merasa terpojok dan berusaha mengembalikan kartu tersebut pada Pak Heri. Situasi memuncak saat Pak Heri dan Pak Rudi muncul, yang diyakini akan mengusir wanita tersebut, meninggalkan nasibnya belum jelas.