Rudi pulang ke rumah dan langsung disambut oleh istrinya, Ciko, serta orang lain yang menuduhnya tak membawa uang dan menyatakan itu bukan rumahnya lagi. Istri dan orang itu menekannya untuk memberikan uang demi modal bisnis Ciko dengan Grup Merpati. Rudi curiga karena tak ada jejak anak-anak dan mereka langsung meminta uang. Dia mengaku hanya membawa 2 miliar, yang langsung mereka incar. Situasi memanas saat mereka mencari-cari kartu bank dan koper Rudi. Titik balik terjadi ketika Rudi bertanya dengan tegas, 'Di mana Sania?' Orang itu menjawab dengan kasar, menyebut Sania 'anak pembawa sial'. Pertanyaan tegas Rudi dan makian itu mengungkap ketegangan tersembunyi seputar keberadaan anak yang hilang, meninggalkan konflik utama yang belum terselesaikan.