Di sebuah tempat jajanan, seorang pria berinteraksi dengan seorang gadis kecil yang sedang berjualan. Ia menawarkan untuk melihat foto ayah si gadis yang katanya mirip dengannya, lalu bertanya mengapa gadis itu berjualan sendirian. Gadis itu menjelaskan bahwa ia sedang sakit dan neneknya sedang mencari uang untuk berobatnya. Tiba-tiba, sekelompok preman datang dan mengganggu gadis tersebut dengan kata-kata kasar, menyebutnya 'anak pembawa sial' dan menyinggung penyakit jantung bawaan yang dideritanya. Pria itu menegur para preman itu. Preman balik menghina, mengatakan si gadis tidak akan berumur panjang. Gadis itu menyerah, berbisik tentang kematian yang mendekat dan meninggalkan neneknya sendirian. Pria itu berusaha menghibur gadis itu, tetapi tiba-tiba kondisi gadis itu memburuk. Neneknya datang dan panik, melihat bibir cucunya membiru. Episode berakhir dengan situasi darurat yang membutuhkan ambulans segera.