Setelah pulang dari luar negeri, Rudi mendapati rumahnya telah berubah. Ia menyaksikan mertua dan iparnya menghina anaknya yang telah meninggal. Saat konfrontasi memanas, Rudi mengetahui bahwa selama kepergiannya, istri dan keluarganya telah menipunya dengan menyembunyikan kematian anaknya, Sania, yang konon karena sakit jantung bawaan, serta kematian ibunya dalam kecelakaan mobil. Mereka bahkan mengusirnya dengan menyatakan rumah itu bukan miliknya lagi. Rudi marah dan menampar iparnya karena menghina anaknya. Kebohongan istri dan keluarganya terungkap: mereka meminta cerai dengan alasan palsu demi mendapatkan uangnya. Kini, Rudi menuntut untuk diberitahu lokasi makam anak dan ibunya, sementara sang ipar menantangnya dengan tuntutan uang tebusan yang besar jika ingin mendapatkan informasi tersebut.