Seorang pria baru pulang dan langsung menghadapi situasi kacau: seorang ibu dihadapkan pada tuntutan tebusan 20 miliar dari seseorang yang mengancam akan menghilangkan makam keluarga. Pria itu menampar ibu dan adik perempuannya, lalu meminta maaf. Istri yang bernama Yesi disebut sebagai dalang tipuannya. Adik istri menyebutkan bahwa seseorang bernama Kak Ifan, yang kini menyukai Yesi, telah melenyapkan kekayaan pria itu dan bisa menghabisinya dengan mudah. Pria itu terlihat bertekad untuk melawan ancaman tersebut di Jakarta. Ia berjanji akan membalas semua utang ini sampai tuntas, lalu meninggalkan rumah dengan peringatan agar mereka menunggu.