Cantika dengan sengaja ikut pedagang manusia yang menjanjikan makanan lezat, namun ia segera sadar bahwa semua itu hanya penipuan untuk menjual orang-orang yang dibawa. Wisnu, yang juga terperangkap, memperingatkan Cantika tentang bahaya di tempat itu. Pedagang itu mengancam dan memaksa mereka untuk patuh, menjanjikan makanan hanya setelah mereka dijual. Cantika yang marah dan sadar telah ditipu, memanggil petir sebagai pembalasan atas penipuan itu. Episode berakhir dengan ancaman yang semakin nyata dan situasi yang belum menemukan jalan keluar.