Di sebuah kediaman, Cantika dan Nenek menghadapi ancaman pedagang manusia yang menculik anak-anak. Saat Nenek memanjakan Cantika dengan makanan enak, berita buruk tiba-tiba datang bahwa anak-anak diculik. Nenek segera bertindak, menggunakan pengaruhnya untuk meminta bantuan kepala daerah agar anak-anak itu diurus dengan layak. Di tengah kekhawatiran itu, Tuan Adipati, ayah Cantika, jatuh sakit parah hingga muntah darah, memaksa Nenek bergegas membawa Cantika untuk menemui ayahnya. Konflik penculikan dan kondisi ayah Cantika memperkuat ketegangan yang belum terselesaikan dalam episode ini.