Episode dimulai saat Ratu Tasya mengutus Erik pulang dan memberinya uang untuk membeli obat bagi ayahnya. Para selir curiga motif Ratu; mereka takut Erik akan dimanfaatkan sehingga posisi mereka tergeser. Beberapa berencana pergi ke Kediaman Perdana Menteri menuntut keadilan atas penindasan selir, sementara lainnya tetap berjaga di kediaman. Erik kembali dan meyakinkan ayahnya bahwa Ratu yang memberinya uang, tapi tetangga meragukan kebaikan Ratu. Ketegangan memuncak ketika pengawal diperintahkan menyeret dan mencambuk seorang yang disebut pengkhianat, menandai ancaman hukuman yang belum terselesaikan.