Di istana yang gaduh, Ratu merayu dan memberi anggur kepada Erik sambil menegaskan bahwa ia akan setia dan tunduk padanya. Seseorang dituduh pengkhianat; Pangeran Fendy menyangkal cemburu namun khawatir tindakan itu bakal menyeret Pak Hardy dan Puan Hanna karena takut balas dendam. Ratu meremehkan kekhawatiran dan menggoda soal menikah lagi jika Fendy mati. Suasana berubah saat seorang asing muncul—orang itu dianggap 'tampan' dan diduga target baru yang dikirim sistem—lalu mengancam langsung, "Aku datang buat ambil nyawamu." Ancaman itu meninggalkan pilihan dan bahaya yang belum terselesaikan.