Penduduk Negeri Liar panik saat rombongan membawa Putri Sekar dari Negeri Maheswara tiba; beberapa takut mereka akan dimakan, sementara Sekar cemas karena calon suaminya, Rendra, tak datang. Ibu Rendra menjemput Sekar dan menjelaskan tarian penyambutan. Sekar dipersilakan tinggal di rumah sederhana warga, bertemu Raina dan Rasya, dan menerima hadiah: pedang kesayangan serta sulaman motif naga yang dipermainkan karena 'terlalu maskulin'. Ia menyadari orang-orang tampak kasar tetapi berhati lembut. Ketika ia mulai menyesuaikan diri, seorang warga berseru, "Tuan sudah tiba!", meninggalkan ketidakpastian tentang siapa yang datang.