Nola bertemu Kak Fendi dan membahas kasus korupsi Pak Tomi, hakim terkemuka yang baru saja ditangkap. Nola terkejut karena kasus itu ditutup oleh Biro Anti Korupsi dan kunjungan ke Pak Tomi dilarang, membuat dugaan korupsi semakin rumit. Kak Fendi mengajak Nola ke pertemuan malam hari yang dapat membuka peluang bantuan. Di sisi lain, Kak Carlo menolak ajakan bermain tapi mendapat perhatian saat seseorang berencana membawakannya wanita sebagai pengalih perhatian. Episode berakhir dengan kehadiran Nola yang terlambat ke tempat pertemuan, menimbulkan rasa penasaran langkahnya selanjutnya.