Web sitesi sınırlı mı? Uygulamamızda tüm bölümlerin kilidini ücretsiz açın.
Carlo Halim selalu dianggap menikahi Nola Wenly karena uang, bahkan oleh Nola sendiri. Ketika ayah Nola dipenjara, Nola mendapati dirinya terpaksa menemani minum di bar, sementara kehamilannya menambah beban batin yang ia pikul. Di tengah pergolakan itu, Nola memilih pergi demi kebaikan bersama, namun Carlo rela terluka demi menjaga hubungan mereka. Pada hari pernikahan, Carlo mengungkapkan cintanya yang sejati sejak masa SMA, menguak sisi lain dari sikap dinginnya selama sepuluh tahun. Ternyata di balik sikap itu, tersimpan rasa cinta tulus dan perlindungan diam-diam yang tak pernah berhenti menguatkan mereka.