Yani, seorang gadis biasa, dituduh mencampuri urusan suksesi dan dipaksa minta maaf kepada Pangeran Amir; orang-orang menuntut dia diseret dan dipukuli. Saat situasi memanas, sebuah dekrit Kaisar diumumkan yang menunjuk Pangeran Arya sebagai Putra Mahkota, memicu kebingungan dan protes — Kasim Yanto meragukan keaslian dekrit sementara beberapa pihak merasa Ayahanda seharusnya mengangkat orang lain. Pengumuman itu langsung mengubah penempatan: Arya ke Paviliun Santika, pihak lain dipindah ke gubuk kayu. Di akhir episode, Tuan Putri Sumi meminta bertemu Yani; Yani bersiap menilai kelayakan Keluarga Samin memerintah.