Episode dibuka dengan seseorang minta maaf karena 'tidak sengaja' lalu menenangkan diri dan mengandalkan posisinya sebagai pemegang saham terbesar untuk meminta Susi menandatangani dokumen. Rekan-rekan menegaskan bahwa tanpa Bu Susi Grup Lamja tak akan sampai di titik ini, sementara ada tudingan bahwa Pak Lukas semena-mena karena urusan seorang gadis. Susi menolak mengkhianati Lukas; ia menekankan pentingnya integritas saat grup menuju IPO dan mengingat jasa Lukas. Tante datang, marah, menuduh Lukas dan berjanji akan menghadapi dia, lalu mendesak agar Susi dan Lukas segera menikah, ketegangan keluarga dan keputusan kepemimpinan belum terselesaikan.