Episode dimulai dengan pertengkaran singkat: seorang wanita menuntut agar Abang meminta maaf kepada Tina setelah gelas pecah, sementara Abang membela bahwa Tina memang ceroboh. Konflik melebar ketika pembicara menegur protagonis karena membantu Susi—teman sekolah yang baik—yang dianggap mengganggu Tina. Keletihan membuat protagonis minta diantar pulang. Di rumah terungkap kunci hilang; ada saran meminta Susi menyerahkan kunci Tina. Adegan berpindah ke rumah baru yang dibeli, di mana pemilik berkata 'rumahku adalah rumahmu' dan memperingatkan bahwa masih ada kesempatan terakhir, meninggalkan keputusan penting yang belum terselesaikan.