Susi pulang dan menemukan konflik terbuka: seorang pria, yang ibunya klaim pemilik Grup Lamja, sudah merebut pasar luar negeri dan saham milik Susi lalu berkelahi dengannya karena Tina. Ibu mendesak pria itu menikahi Susi segera dan mengeluarkan Susi dari urusan perusahaan, menggantinya dengan Tina yang berpendidikan tinggi. Di kantor, karyawan dipaksa lembur demi persiapan IPO; Susi memerintahkan mereka pulang demi kesehatan dan menegaskan, "aku yang tanggung" jika terjadi apa-apa. Episode berakhir ketika karyawan mempertanyakan kemampuannya menanggung risiko, meninggalkan nasib posisi Susi dan IPO yang belum jelas.