Di hari pengantin, keluarga berkumpul menyambut pernikahan abang yang akan menikah dengan Susi; obrolan berpusat pada status Susi sebagai mantan tokoh bisnis yang kini jadi ibu rumah tangga. Seorang kerabat diingatkan untuk memanggilnya kakak ipar dan menjaga jarak. Beberapa orang khawatir dewan direksi semakin memihak Susi karena loyalitas lama. Pembicara mengakui ia sempat keras terhadap Susi dan berjanji setelah menikah akan menebus rasa sakit yang pernah dialami Susi, sambil mengaku terpaksa. Saat tim jemput pengantin tiba di rumah Nona Susi, dia sudah pergi, meninggalkan kebingungan dan pertanyaan tentang nasib pernikahan serta posisi Susi.