Di episode ini, Sutanto (Tanto) pulang setelah perusahaannya bangkrut dan mengaku tak punya uang untuk pengobatan Ibu, bingung antara merawat Ibu atau menjaga gaji karyawan. Ibu menenangkan dan menganjurkan ia melakukan yang benar sambil mendukungnya. Lewat telepon seorang staf melapor aset terjual senilai 6 miliar namun masih kurang 12 miliar untuk bayar gaji; seseorang berkata "sisanya biar aku yang urus." Ketika situasi tampak buntu, Ibu menyerahkan kartu berisi 2 miliar tabungannya, memaksa Tanto menghadapi keputusan besar berikutnya.