Di episode ini, karyawan membahas keadaan finansial bos mereka, Pak Sutanto, yang dikabarkan menjual harta pribadi untuk membayar gaji sementara ibunya sakit dan membutuhkan operasi; mereka sepakat mengumpulkan uang untuk bantu biaya. Di sela itu, Sutanto dipermalukan di depan orang lain—didorong berlutut dan dijadikan alas sepatu—menunjukkan perubahan posisi sosialnya. Teman kuliahnya, Budi Santoso, meminta 4 juta untuk aborsi; seorang pegawai diam-diam mengambil uang dari ibunya untuk membantu. Seorang atasan memerintahkan transfer dana perusahaan ke rekening Budi secara anonim. Episode ditutup dengan ancaman bahwa Sutanto kini akan diinjak di bawah kaki sang pengancam, meninggalkan nasibnya menggantung.