Episode ini dibuka dengan seorang ibu yang menyerahkan kartu berisi 2 miliar kepada anaknya; sang anak menolak namun ibu mendesak karena tak bisa melihat anak susah. Terungkap rumah dan mobil terjual seharga 12 miliar; ditambah 2 miliar masih kurang 10 miliar, sehingga Sanjaya yang kini sukses dianggap bisa membantu. Pak Sutanto dari Grup Perkasa datang menemui Sanjaya dan meminta pinjaman. Sanjaya setuju memberi uang, tetapi mensyaratkan Sutanto berlutut di hadapannya. Permintaan itu memaksa Sutanto pada keputusan berat dan menutup episode dengan ketegangan yang belum terselesaikan.