Di episode ini sekelompok murid merencanakan menjatuhkan Susi, juara satu yang pintar, dengan memanfaatkan Edy. Mereka menyinggung status keluarga—"ayahmu kepala sekolah" dan "ayahku mendonasikan banyak uang"—sebagai jaminan. Pengatur memaksa Edy menyatakan cinta lalu menggoda Susi supaya malas belajar sehingga tidak lulus; Edy setuju namun minta bunga dulu. Edy mulai mendekat dan berbicara soal perbedaan prestasi, sementara Susi menolak dan menegaskan bahwa masa depannya ada di tangannya sendiri. Episode berakhir menggantung pada pilihan Edy: menepati rencana itu atau mundur.