Menjelang ujian nasional, Susi ketahuan bolos dan sering main dengan Edy, sehingga guru memanggilnya ke kantor dan memarahi penurunan nilainya. Seorang siswa mengancam bahwa ketika dia menerima surat dari Universitas Damai dan ditinggalkan Edy, ia ingin melihat Susi menderita. Di kantor guru menunjukkan nilai 37; Susi menjelaskan orang tuanya menekan dia untuk cepat menikah agar adiknya bisa sekolah, dan menolak tawaran Universitas Hanum karena ingin ikut ujian demi impian ibunya. Susi mengakui sengaja jawab salah sehingga tercatat 37 padahal nilainya 748. Episode berakhir dengan rasa ada yang mengawasi mereka.