Di episode ini, keluarga miskin pagi-pagi hanya mendapatkan roti setelah Ibu menukar mesin jahit dengan makanan, memicu kecemasan anak-anak soal kelaparan. Percakapan berlanjut ke kenangan bahwa suami Ibu, Yogi, dan saudara kembarnya Amir pernah hilang dalam longsor tiga tahun lalu; hanya satu yang kembali sehingga penduduk bingung membedakan mereka. Di depan desa orang-orang mempertanyakan identitas pria itu, dan Wina diberitahu Yogi telah tiada. Ibu menolak merepotkan Paman Amir untuk bantuan, sementara anak ingin sekolah. Episode berakhir saat orang asing mengumumkan rumah mereka hanya ditempati janda dan anak yatim, mengarahkan orang ke sana.