Di sebuah pertemuan desa, amuk penghakiman pecah ketika Toni kabur setelah ditentang soal surat lapor dan pembagian tanah yang mengancam mata pencaharian. Bibi Lusi dan Wina bersitegang, saling menuduh sampai soal pernikahan lagi jadi isu — Wina mengejek, 'yang mati itu suamimu', menolak 'rebutan pria'. Percakapan beralih ke identitas seorang pria hidup: warga curiga apakah itu Amir atau saudaranya Yogi. Bukti yang disebutkan adalah tanda lahir merah di lengan kanan Yogi; beberapa orang menegaskan identitas akan terungkap dengan melihat lengan itu. Episode berakhir sebelum tanda lahir diperiksa.