Pak Amir menuntut Mila membagi setengah gaji dan kupon daging untuk Wina setelah tuduhan tak dibagikan. Mila mengaku memakai kupon untuk Joni yang sedang tumbuh, memicu kecaman keluarga yang menekan soal bantuan selama tiga tahun. Perselisihan memuncak ketika Amir melarang Wina menikah lagi karena Lia disebut anak tunggal Yogi, sementara orang lain mengingat kekeringan dan ancaman kelaparan. Titik balik: Amir berjanji mengantar setengah gaji dan kupon setiap bulan agar Wina dan Lia tak kelaparan; Joni tetap menolak berbagi dan menghina Lia, meninggalkan ancaman perpecahan dan nasib Wina yang belum terselesaikan.