Di episode ini Wina mengumumkan niat menikah lagi dan menghadapi penolakan keras dari Pak Amir, kakak ipar yang menuduhnya mengkhianati mendiang Yogi. Wina menegaskan zaman sudah berubah dan ia sudah setia tiga tahun, tapi Amir mengklaim berhak mengatur karena menurutnya ia memberi makan keluarga. Wina membantah: selama tiga tahun mereka bekerja keras sendiri, bahkan Bibi Mila ternyata tidak mengirim setengah gaji dan kupon daging sehingga Wina dan ibu sering lapar. Tuduhan terhadap bocah Lia membuka kebohongan yang memperkeruh suasana; mereka memutuskan menanyakan kebenaran pada Kak Mila, meninggalkan ketegangan belum terselesaikan.