Taufik Herman, pria terkaya di kekaisaran, mendatangi Nisa Karman, Ketua Merak, untuk meminta bantuan menyelamatkan anaknya yang diculik oleh organisasi teror Serigala dengan tebusan dua triliun rupiah. Nisa setuju membantu dengan syarat agar keluarga Herman mengikuti permintaannya di masa depan. Ketegangan meningkat saat Taufik menghadapi ancaman dari anggota Serigala yang berusaha menghalanginya. Nisa menunjukkan ketangguhannya setelah mengaku belum lama mengajari pembunuh top bernama Billy, menegaskan komitmennya untuk menggagalkan rencana kelompok teror itu. Episode berakhir dengan ketidakpastian tentang langkah selanjutnya dalam penyelamatan sandera.